Menyajikan Info Kompetisi, Beasiswa Terbaru dan Terupdate

Tuesday, October 23, 2012

Nobel Kimia1905 Johann Friedrich Wilhelm Adolf von Baeyer

0 comments


Johann Friedrich Wilhelm Adolf Ritter von Baeyer, dikenal sebagai Adolf von Baeyer, ialah orang Yahudi pertama yang pernah menerima Hadiah Nobel. Baeyer merupakan kimiawan Jerman, diakui pada tahun 1905 untuk karyanya pada zat celup organik dan senyawa hidroaromatik. Ia juga dianugerahi Davie Medal oleh Royal Society London pada tahun 1881, untuk karyanya dengan nila.

Baeyer lahir pada tanggal 31 Oktober 1835, di Berlin, Jerman. Awalnya, di Universitas Humboldt di Berlin, Baeyer belajar matematika dan fisika. Namun, ia segera menemukan kegemarannya pada kimia dan pindah ke Heidelberg untuk belajar dengan Robert Bunsen pada tahun 1856. Bunsen ialah kimiawan terkenal, yang banyak dikenal karena menyempurnakan pembakar. Di Heidelberg, Baeyer belajar di laboratorium August Kekulé, ahli kimia organik terkenal. Pada tahun 1858, Baeyer menerima gelar doktornya dalam kimia dari Universitas Berlin. Pada tahun 1871, ia menjadi profesor di Strasbourg dan pada tahun 1875, Baeyer menjadi Guru Besar Kimia di Universitas München.



Di samping mencampurkan nila celupan, beberapa prestasi Baeyer lainnya termasuk penemuan bahan celup ptanein, pengamatan poliasetilen, garam oksonium, dan turunan asam urat. Bayer menyatukan asam barbituik pada 1864. Asam ini digunakan dalam pembedahan sebagai obat penenang atau hipnotis. Baeyer juga terkenal untuk karyanya dalam kimia teoretis, mengembangkan teori 'jenuh' (Spannung) pada ikatan rangkap tiga dan teori jenuh dalam cincin karbon kecil. Baeyer juga merupakan pendiri Baeyer Chemical Co.
Adolf von Baeyer meninggal pada tanggal 20 Agustus 1917 di Starnberg.


No comments:

Post a Comment